Bagaimana Membedakan Ambeien Dalam dan Luar dari Gejalanya?
Keranjang 0+
Menu
02 Sep 2026 16:16 WIB

Bagaimana Membedakan Ambeien Dalam dan Luar dari Gejalanya?

Kenali ciri ambeien dalam dan luar dari nyeri, benjolan, perdarahan, prolaps, hingga tanda bahaya.

Bagaimana Membedakan Ambeien Dalam dan Luar dari Gejalanya?

Table of Contents

Membedakan ambeien dalam dan luar dapat dilakukan terutama dari lokasi benjolan, pola nyeri, perdarahan, dan ada tidaknya jaringan yang menonjol dari anus. Ambeien dalam terbentuk di bagian dalam kanal anus atau rektum bagian bawah, sedangkan ambeien luar berada di bawah kulit sekitar anus.

Secara umum, ambeien dalam pada tahap awal lebih sering menyebabkan perdarahan merah segar ketika buang air besar (BAB) tanpa rasa sakit. Sebaliknya, ambeien luar lebih mudah terlihat atau teraba dan cenderung menyebabkan nyeri, gatal, bengkak, atau rasa tidak nyaman di sekitar anus (NIDDK, 2016).

Jawaban singkat: jika keluhan utama berupa darah merah segar saat BAB tanpa rasa sakit, ambeien dalam lebih mungkin. Jika muncul benjolan nyeri atau gatal di sekitar lubang anus, terutama ketika duduk atau BAB, keluhan lebih mengarah ke ambeien luar. Namun, gejala saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis karena beberapa gangguan anorektal dapat menimbulkan keluhan serupa.

Baca Juga: Pentingnya Kesehatan Pencernaan bagi Daya Tahan Tubuh

Apa Itu Ambeien Dalam dan Ambeien Luar?

Ambeien atau hemoroid merupakan pembesaran dan pergeseran jaringan bantalan pembuluh darah yang berada di area anus dan rektum. Jaringan ini sebenarnya merupakan bagian normal dari anatomi tubuh, tetapi dapat menimbulkan keluhan ketika mengalami pembesaran atau perubahan posisi (World Journal of Gastroenterology, 2012).

Untuk membedakan ambeien dalam dan luar, dokter menggunakan garis dentata atau dentate line sebagai batas anatomi penting di dalam kanal anus. Ambeien dalam berasal dari jaringan di atas garis tersebut, sedangkan ambeien luar berada di bawahnya (Annals of Coloproctology, 2020).

Ambeien dalam

Ambeien dalam atau internal hemorrhoid terbentuk di bagian dalam kanal anus, di atas garis dentata. Area ini memiliki sensitivitas terhadap rasa sakit yang lebih rendah sehingga ambeien dalam pada tahap awal sering tidak terasa nyeri.

Keluhan yang lebih khas justru berupa darah merah segar setelah BAB. Jika jaringan semakin membesar, ambeien dapat mengalami prolaps atau turun keluar melalui lubang anus (NIDDK, 2016).

Ambeien luar

Ambeien luar atau external hemorrhoid berada di bawah garis dentata dan dilapisi kulit di sekitar anus. Area ini memiliki lebih banyak serabut saraf yang sensitif terhadap nyeri.

Itulah sebabnya ambeien luar cenderung menyebabkan rasa sakit, gatal, bengkak, atau benjolan yang terasa ketika disentuh maupun saat duduk. Jika terbentuk bekuan darah atau trombosis, rasa sakitnya dapat menjadi jauh lebih berat (Annals of Coloproctology, 2020).

Perbedaan anatomi tersebut menjadi dasar utama untuk membedakan ambeien dalam dan luar. Meski begitu, lokasi benjolan tidak boleh menjadi satu-satunya patokan karena ambeien dalam yang mengalami prolaps juga dapat terlihat dari luar anus.

7 Cara Membedakan Ambeien Dalam dan Luar dari Gejalanya

1. Lihat lokasi benjolan

Cara pertama membedakan ambeien dalam dan luar adalah memperhatikan lokasi benjolan. Pada ambeien luar, pembengkakan berada di sekitar lubang anus sehingga biasanya lebih mudah dilihat atau diraba.

Ambeien dalam berada di dalam kanal anus sehingga pada derajat awal umumnya tidak terlihat dari luar. Benjolan baru dapat tampak ketika ambeien mengalami prolaps atau terdorong keluar saat mengejan dan BAB (NIDDK, 2016).

Karena itu, munculnya benjolan dari anus belum tentu berarti kamu mengalami ambeien luar. Benjolan tersebut juga bisa berasal dari ambeien dalam yang sudah mengalami prolaps.

2. Perhatikan rasa nyeri

Nyeri merupakan petunjuk penting untuk membedakan ambeien dalam dan luar. Ambeien dalam yang belum prolaps biasanya tidak sakit, sedangkan ambeien luar lebih sering menyebabkan nyeri karena terbentuk pada jaringan yang lebih sensitif terhadap rangsangan nyeri.

Rasa sakit pada ambeien luar dapat semakin berat jika terjadi trombosis atau pembentukan bekuan darah. Kondisi ini biasanya menyebabkan benjolan yang terasa tegang, keras, dan sangat nyeri ketika disentuh.

Sebaliknya, ambeien dalam bisa mulai terasa sakit ketika sudah keluar melalui anus, mengalami iritasi, terjepit, atau terjadi gangguan aliran darah. Jadi, rasa sakit memang dapat membantu mengenali jenis ambeien, tetapi bukan satu-satunya tanda.

3. Kenali pola perdarahannya

Ambeien dalam sering ditandai dengan perdarahan merah segar ketika atau setelah BAB. Darah dapat terlihat pada tisu toilet, menempel pada permukaan feses, atau menetes ke toilet dan biasanya tidak disertai rasa sakit (NIDDK, 2016).

Ambeien luar juga dapat berdarah, misalnya ketika permukaannya mengalami gesekan atau iritasi. Namun, pada jenis ini keluhan berupa nyeri, gatal, pembengkakan, dan benjolan biasanya lebih menonjol.

Meskipun begitu, BAB berdarah tidak boleh langsung dianggap sebagai ambeien. American Society of Colon and Rectal Surgeons (ASCRS) menekankan bahwa perdarahan rektal juga dapat terjadi akibat penyakit lain, termasuk penyakit radang usus, divertikular, angiodisplasia, hingga kanker kolorektal (Diseases of the Colon & Rectum, 2024).

4. Perhatikan apakah benjolan keluar ketika BAB

Adanya jaringan yang keluar ketika BAB atau mengejan dapat menjadi tanda prolaps pada ambeien dalam. Tingkat prolaps juga digunakan untuk menentukan derajat ambeien internal.

Pada derajat II, benjolan keluar saat mengejan tetapi kembali masuk sendiri. Pada derajat III, benjolan perlu didorong kembali secara manual, sedangkan pada derajat IV jaringan terus berada di luar dan tidak dapat dimasukkan kembali (Annals of Coloproctology, 2020).

Hal ini penting ketika membedakan ambeien dalam dan luar, sebab ambeien internal yang sudah prolaps dapat terlihat seperti benjolan yang berasal dari bagian luar anus.

5. Perhatikan rasa gatal dan iritasi

Gatal di sekitar anus dapat ditemukan pada ambeien luar maupun ambeien dalam yang sudah mengalami prolaps. Jadi, rasa gatal saja belum cukup untuk menentukan jenis ambeien.

Pada ambeien luar, gatal dapat berkaitan dengan iritasi langsung pada kulit sekitar anus. Sementara itu, ambeien internal yang mengalami prolaps dapat menyebabkan keluarnya lendir atau gangguan kebersihan area anus yang akhirnya menimbulkan iritasi (World Journal of Gastroenterology, 2012).

6. Kenali benjolan keras berwarna kebiruan

Benjolan yang muncul mendadak, sangat nyeri, terasa keras atau tegang, dan tampak kebiruan atau keunguan lebih mengarah pada ambeien luar dengan trombosis.

Trombosis terjadi ketika terbentuk bekuan darah pada jaringan ambeien. Pada kondisi ini, rasa sakit biasanya lebih berat dibandingkan ambeien luar tanpa trombosis (Cleveland Clinic, 2025).

Benjolan seperti ini berbeda dengan ambeien dalam biasa yang umumnya tidak terlihat sebagai benjolan biru pada kulit sekitar anus.

7. Perhatikan rasa mengganjal dan keluarnya lendir

Cara berikutnya untuk membedakan ambeien dalam dan luar adalah memperhatikan sensasi seperti ada sesuatu yang mengganjal di anus. Keluhan ini lebih mungkin muncul pada ambeien dalam yang membesar atau sudah mengalami prolaps.

Ambeien internal yang prolaps juga dapat disertai keluarnya lendir, iritasi, atau perasaan belum tuntas setelah BAB. Review klinis menyebut prolaps hemoroid internal dapat berkaitan dengan keluarnya lendir dan iritasi kulit di sekitar anus (Annals of Coloproctology, 2020).

Namun, gejala tersebut juga bisa muncul pada gangguan anorektal lain sehingga tetap tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis sendiri.

Ringkasan Perbedaan Ambeien Dalam dan Luar

Untuk memudahkan membedakan ambeien dalam dan luar, berikut gambaran sederhananya.

Ambeien dalam:

  • Berada di dalam kanal anus atau rektum bagian bawah.
  • Terbentuk di atas garis dentata.
  • Pada tahap awal biasanya tidak terlihat dari luar.
  • Lebih khas menyebabkan darah merah segar saat BAB tanpa nyeri.
  • Dapat mengalami prolaps atau keluar melalui anus.
  • Memiliki klasifikasi derajat I, II, III, dan IV berdasarkan tingkat prolaps.

Ambeien luar:

  • Terbentuk di bawah kulit sekitar lubang anus.
  • Berada di bawah garis dentata.
  • Lebih mudah terlihat atau diraba.
  • Lebih sering menyebabkan nyeri, gatal, bengkak, atau rasa tidak nyaman.
  • Jika mengalami trombosis, benjolan dapat terasa keras dan sangat nyeri serta berwarna biru atau keunguan.
  • Tidak menggunakan klasifikasi derajat I–IV seperti ambeien dalam.

Apa Kata dr. Robby Firmansyah di Alodokter?

Dalam halaman Tanya Alodokter berjudul “Bagaimana Membedakan Ambeien Dalam dan Luar dari Gejalanya?” yang dipublikasikan pada 17 Maret 2026 dan dijawab oleh dr. Robby Firmansyah, salah satu gambaran yang disebutkan untuk ambeien luar adalah benjolan di sekitar lubang anus yang terasa nyeri, terutama ketika duduk atau BAB (Alodokter, 2026).

Penjelasan tersebut sejalan dengan sumber medis lain. NIDDK menyebutkan bahwa ambeien luar dapat menyebabkan benjolan yang terasa nyeri atau sensitif, gatal pada anus, serta rasa sakit terutama ketika duduk. Sementara itu, ambeien dalam lebih sering ditandai dengan darah merah segar dan prolaps (NIDDK, 2016).

Informasi tersebut dapat membantu membedakan ambeien dalam dan luar, tetapi pemeriksaan tetap diperlukan jika keluhan tidak jelas atau perdarahan terus terjadi.

Perlu diluruskan bahwa perubahan hormon dan siklus menstruasi bukan kriteria yang digunakan untuk membedakan ambeien dalam dan luar. Karena itu, informasi mengenai perubahan hormon menstruasi tidak relevan sebagai dasar pembedaan kedua jenis hemoroid ini.

Simak Juga: 5 Komplikasi Ambeien atau Wasir yang Perlu Diwaspadai

Apakah Ambeien Dalam Memiliki Stadium?

Ya. Ambeien dalam dapat diklasifikasikan menjadi empat derajat berdasarkan seberapa jauh jaringan mengalami prolaps.

Derajat I

Jaringan ambeien membesar di dalam kanal anus tetapi belum keluar melalui lubang anus. Perdarahan merah segar ketika BAB dapat menjadi keluhan utama.

Derajat II

Jaringan ambeien keluar melalui anus ketika mengejan atau BAB, tetapi masuk kembali dengan sendirinya setelah tekanan berhenti.

Derajat III

Benjolan keluar ketika BAB atau mengejan dan tidak dapat kembali secara spontan. Jaringan perlu didorong kembali secara manual.

Derajat IV

Jaringan ambeien terus berada di luar anus dan tidak dapat dimasukkan kembali.

Klasifikasi tersebut dikenal sebagai klasifikasi Goligher dan digunakan terutama untuk ambeien internal (Annals of Coloproctology, 2020).

Derajat ambeien dapat membantu menentukan pilihan penanganan. Namun, dokter juga mempertimbangkan frekuensi perdarahan, rasa tidak nyaman, kondisi kesehatan pasien, serta seberapa besar keluhan memengaruhi aktivitas.

Apakah Ambeien Luar Memiliki Stadium 1–4?

Tidak. Pembagian derajat I hingga IV pada dasarnya digunakan untuk ambeien dalam berdasarkan tingkat prolaps, bukan untuk ambeien luar.

Hal ini penting saat membedakan ambeien dalam dan luar, karena masih sering ditemukan penggunaan istilah seperti “ambeien luar stadium 1”. Secara medis, klasifikasi Goligher tidak digunakan untuk menilai ambeien luar.

Pada ambeien luar, dokter lebih memperhatikan ukuran pembengkakan, rasa sakit, perdarahan, gangguan kebersihan, serta ada tidaknya trombosis.

Bisakah Ambeien Dalam dan Luar Terjadi Bersamaan?

Bisa. Ambeien dalam dan luar dapat muncul secara bersamaan dan sering disebut sebagai mixed hemorrhoids atau hemoroid campuran.

Jika kondisi ini terjadi, seseorang dapat mengalami kombinasi gejala. Misalnya, darah merah segar ketika BAB berasal dari komponen internal, sementara benjolan nyeri di sekitar anus berasal dari komponen eksternal.

Review mengenai hemoroid juga menjelaskan bahwa komponen internal dan eksternal dapat berada di kedua sisi garis dentata (World Journal of Gastroenterology, 2012).

Itulah sebabnya membedakan ambeien dalam dan luar hanya berdasarkan satu keluhan tidak selalu akurat.

Mengapa Ambeien Bisa Muncul?

5 Komplikasi Ambeien atau Wasir yang Perlu Diwaspadai

Perkembangan hemoroid tidak hanya disebabkan oleh “pembuluh darah yang membengkak”. Penelitian menunjukkan adanya perubahan pada jaringan bantalan anus, jaringan penyangga, dan struktur pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan jaringan membesar atau bergeser ke bawah (World Journal of Gastroenterology, 2012).

Kebiasaan mengejan dan gangguan pola BAB juga sering dikaitkan dengan hemoroid. Sebuah systematic review dan meta-analysis tahun 2022 menemukan bahwa konstipasi fungsional lebih sering ditemukan pada pasien hemoroid dibandingkan kelompok kontrol, dengan odds ratio 2,09 (European Journal of Gastroenterology & Hepatology, 2022).

Temuan tersebut menunjukkan adanya hubungan, bukan berarti semua orang yang mengalami konstipasi pasti mengalami ambeien.

Beberapa kondisi dan kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko atau memperburuk keluhan antara lain mengejan ketika BAB, duduk terlalu lama di toilet, konstipasi atau diare kronis, pola makan rendah serat, kehamilan, bertambahnya usia, serta sering mengangkat benda berat (NIDDK, 2016).

Bagaimana Dokter Membedakan Ambeien Dalam dan Luar?

Walaupun mengetahui cirinya dapat membantu, membedakan ambeien dalam dan luar secara pasti tetap membutuhkan pemeriksaan medis jika gejala tidak jelas.

Dokter biasanya memulai dengan menanyakan riwayat keluhan. Beberapa hal yang dapat ditanyakan meliputi kapan perdarahan terjadi, warna darah, adanya rasa sakit, benjolan, prolaps, gatal, konstipasi, kebiasaan mengejan, dan perubahan pola BAB.

ASCRS merekomendasikan pemeriksaan yang berfokus pada lama dan beratnya gejala, perdarahan, prolaps, nyeri perianal, pola BAB, serta asupan serat (Diseases of the Colon & Rectum, 2024).

Pemeriksaan area anus

Ambeien luar sering dapat dikenali dengan melihat langsung area sekitar anus. Dokter dapat mencari benjolan, pembengkakan, trombosis, iritasi kulit, atau kondisi lain.

Pemeriksaan colok dubur

Dokter dapat melakukan digital rectal examination atau pemeriksaan colok dubur untuk menilai area anus dan rektum bagian bawah.

Pemeriksaan ini juga membantu mencari massa, darah, nyeri tekan, serta menilai kondisi otot sfingter anus (NIDDK, 2016).

Anoskopi

Untuk ambeien dalam, dokter dapat menggunakan anoskop. Alat kecil ini dimasukkan secara hati-hati untuk melihat lapisan kanal anus dan rektum bagian bawah.

Anoskopi membantu melihat jaringan ambeien internal sekaligus mencari kemungkinan kelainan anorektal lain yang tidak terlihat dari luar (NIDDK, 2016).

Apakah BAB Berdarah Selalu Berarti Ambeien?

Tidak. Ini merupakan salah satu hal terpenting yang perlu dipahami ketika membedakan ambeien dalam dan luar.

Darah merah segar memang sering ditemukan pada hemoroid internal. Namun, perdarahan dari anus juga dapat terjadi akibat fisura ani, penyakit radang usus, divertikular, angiodisplasia, polip, maupun kanker kolorektal.

Guideline ASCRS 2024 menyatakan bahwa perdarahan rektal tidak seharusnya secara otomatis dianggap berasal dari hemoroid. Pada pasien tertentu, evaluasi kolon yang lebih lengkap diperlukan untuk mencari sumber perdarahan lainnya (Diseases of the Colon & Rectum, 2024).

Pemeriksaan lebih lanjut dapat dipertimbangkan jika sumber perdarahan tidak terlihat jelas, terdapat perubahan pola BAB, konstipasi baru atau semakin berat, keluhan perut, faktor risiko kanker kolorektal, atau perdarahan tetap terjadi setelah ambeien ditangani.

Karena itu, jangan menunda pemeriksaan hanya karena darah terlihat seperti gejala ambeien.

Ambeien atau Fisura Ani, Apa Bedanya?

Fisura ani merupakan robekan kecil pada jaringan anus. Kondisi ini termasuk salah satu gangguan yang dapat menimbulkan nyeri dan perdarahan sehingga terkadang dianggap sebagai ambeien.

NIDDK menyebut fisura ani dapat menyebabkan nyeri, gatal, atau perdarahan. Pemeriksaan area anus dapat membantu membedakannya dari hemoroid (NIDDK, 2016).

Secara umum, ambeien dalam lebih khas menimbulkan perdarahan tanpa nyeri. Sementara itu, fisura ani sering menimbulkan rasa nyeri yang tajam ketika BAB.

Ambeien luar juga dapat terasa sakit, tetapi biasanya terdapat benjolan atau pembengkakan di sekitar anus.

Selain fisura, nyeri hebat yang disertai demam, pembengkakan yang terasa panas, atau keluarnya nanah dapat menunjukkan masalah lain dan sebaiknya segera diperiksakan.

Cara Meredakan Gejala Ambeien Ringan

Setelah membedakan ambeien dalam dan luar, langkah penanganan tidak selalu langsung berupa operasi. Banyak kasus hemoroid ringan dapat dimulai dengan memperbaiki pola BAB dan kebiasaan sehari-hari.

Guideline ASCRS 2024 menempatkan perubahan pola makan dan perilaku BAB sebagai terapi lini pertama untuk pasien dengan hemoroid simptomatik (Diseases of the Colon & Rectum, 2024).

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Tingkatkan konsumsi makanan berserat secara bertahap.
  • Cukupi kebutuhan cairan.
  • Jangan menahan keinginan untuk BAB.
  • Hindari mengejan terlalu keras.
  • Hindari duduk terlalu lama di toilet.
  • Tetap aktif bergerak secara rutin.

Manfaat serat juga didukung oleh systematic review dan meta-analysis. Analisis terhadap tujuh uji acak dengan total 378 peserta menemukan bahwa konsumsi serat menurunkan risiko gejala hemoroid yang menetap sekitar 47% dan menurunkan risiko perdarahan sekitar 50% dibandingkan kelompok kontrol (American Journal of Gastroenterology, 2006).

Namun, hasil penelitian terhadap prolaps, nyeri, dan gatal belum sama kuatnya. Interval kepercayaan untuk beberapa gejala tersebut masih lebar sehingga manfaatnya tidak boleh digambarkan sebagai sesuatu yang pasti (American Journal of Gastroenterology, 2006).

Perawatan mandiri bertujuan membantu meredakan gejala dan memperbaiki kebiasaan BAB. Langkah ini bukan pengganti diagnosis jika perdarahan atau keluhan terus berulang.

Kapan Ambeien Memerlukan Tindakan Medis?

Tidak semua ambeien harus dioperasi. Jenis tindakan akan disesuaikan dengan lokasi hemoroid, derajat prolaps, beratnya keluhan, dan respons terhadap perawatan konservatif.

Menurut guideline ASCRS 2024, sebagian besar pasien dengan ambeien dalam derajat I dan II serta beberapa kasus derajat III yang tidak membaik dengan terapi konservatif dapat ditangani menggunakan prosedur berbasis klinik (Diseases of the Colon & Rectum, 2024).

Rubber band ligation

Rubber band ligation atau ligasi pita karet merupakan salah satu prosedur yang paling efektif untuk ambeien internal tertentu.

Pada prosedur ini, pita elastis dipasang pada jaringan ambeien di atas garis dentata untuk mengurangi aliran darah dan membantu jaringan mengecil. ASCRS menyebut ligasi pita karet sebagai prosedur berbasis klinik yang paling efektif untuk banyak kasus ambeien internal simptomatik (Diseases of the Colon & Rectum, 2024).

Metode ini digunakan untuk ambeien dalam dan bukan terapi rutin untuk ambeien luar.

Operasi

Hemoroidektomi atau operasi pengangkatan jaringan dapat dipertimbangkan pada pasien tertentu dengan ambeien luar yang berat atau kombinasi ambeien internal dan eksternal yang sudah lanjut.

Namun, keputusan operasi perlu dibuat berdasarkan evaluasi dokter. Tidak semua benjolan ambeien membutuhkan tindakan bedah.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Mengetahui cara membedakan ambeien dalam dan luar dapat membantu kamu mengenali keluhan lebih awal, tetapi jangan menunda pemeriksaan jika gejala tidak kunjung membaik.

NIDDK menyarankan mencari bantuan medis jika gejala hemoroid masih terjadi setelah sekitar satu minggu perawatan di rumah atau terdapat perdarahan dari rektum (NIDDK, 2016).

Kamu juga sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan jika:

  • Perdarahan terjadi berulang atau dalam jumlah banyak.
  • Nyeri anus terasa sangat berat.
  • Benjolan muncul mendadak dan sangat sakit.
  • Terdapat demam atau keluar nanah.
  • Pola BAB berubah tanpa penyebab yang jelas.
  • Feses berubah warna atau bentuk secara menetap.
  • Keluhan disertai pusing, lemas, atau hampir pingsan.
  • Perdarahan tetap terjadi setelah ambeien sudah ditangani.

Mayo Clinic juga menyarankan pertolongan segera jika perdarahan rektal dalam jumlah banyak disertai pusing, rasa melayang, atau pingsan.

Hindari mencoba memecahkan, menusuk, memotong, atau mengeluarkan isi benjolan sendiri karena tindakan tersebut berisiko menyebabkan perdarahan dan komplikasi.

Kesimpulan

Cara paling sederhana untuk membedakan ambeien dalam dan luar adalah memperhatikan kombinasi lokasi, nyeri, perdarahan, dan prolaps. Ambeien dalam biasanya berada di bagian dalam kanal anus, lebih sering menimbulkan darah merah segar tanpa nyeri, dan dapat keluar saat BAB apabila sudah mengalami prolaps.

Sebaliknya, ambeien luar berada di bawah kulit sekitar anus sehingga lebih mudah terlihat atau diraba. Gejalanya lebih sering berupa benjolan, nyeri, gatal, bengkak, atau rasa tidak nyaman.

Namun, membedakan ambeien dalam dan luar berdasarkan gejala saja tidak selalu cukup. Ambeien dalam yang prolaps dapat terlihat dari luar, ambeien internal dan eksternal dapat muncul bersamaan, serta BAB berdarah bisa terjadi akibat kondisi lain.

Jika keluhan menetap, berulang, terasa sangat sakit, atau disertai perdarahan yang tidak biasa, pemeriksaan dokter menjadi pilihan paling aman. Diagnosis yang tepat membantu menentukan penanganan sesuai jenis dan tingkat keparahan ambeien.

FAQ

1. Bagaimana cara paling mudah membedakan ambeien dalam dan luar?

Ambeien dalam lebih sering menyebabkan darah merah segar saat BAB tanpa rasa sakit dan biasanya tidak terlihat pada tahap awal. Ambeien luar lebih mudah terlihat atau teraba sebagai benjolan di sekitar anus serta cenderung menyebabkan nyeri, gatal, atau bengkak (NIDDK, 2016).

2. Apakah ambeien dalam bisa keluar dari anus?

Bisa. Ambeien dalam dapat mengalami prolaps. Pada derajat II benjolan masuk kembali sendiri, derajat III perlu didorong kembali, sedangkan derajat IV tidak dapat dimasukkan kembali (Annals of Coloproctology, 2020).

3. Apakah ambeien luar selalu sakit?

Tidak selalu. Namun, karena berada pada jaringan yang lebih sensitif terhadap rasa sakit, ambeien luar lebih sering terasa nyeri dibandingkan ambeien dalam. Jika mengalami trombosis, benjolan dapat menjadi keras dan sangat sakit.

4. Apakah darah saat BAB pasti berasal dari ambeien?

Tidak. Perdarahan rektal juga dapat berasal dari gangguan lain seperti fisura ani, penyakit radang usus, divertikular, maupun kanker kolorektal. Karena itu, perdarahan yang berulang sebaiknya diperiksakan (ASCRS, 2024).

5. Apakah ambeien luar memiliki stadium 1 sampai 4?

Tidak. Derajat I–IV digunakan untuk mengklasifikasikan ambeien dalam berdasarkan tingkat prolaps. Ambeien luar tidak menggunakan klasifikasi Goligher tersebut (Annals of Coloproctology, 2020).

6. Apakah ambeien dalam dan luar bisa muncul bersamaan?

Ya. Komponen internal dan eksternal dapat muncul pada orang yang sama. Kondisi ini dapat menyebabkan kombinasi perdarahan, prolaps, sekaligus benjolan nyeri di sekitar anus.

7. Kapan ambeien harus diperiksakan ke dokter?

Periksakan diri jika gejala tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan mandiri, perdarahan terus berulang, atau nyeri menjadi berat. Segera cari pertolongan jika perdarahan banyak disertai pusing, lemas, atau hampir pingsan.

Referensi Ilmiah

  1. Hawkins AT, Davis BR, Bhama AR, Fang SH, Dawes AJ, Feingold DL, Lightner AL, Paquette IM. 2024. The American Society of Colon and Rectal Surgeons Clinical Practice Guidelines for the Management of Hemorrhoids. Diseases of the Colon & Rectum, 67(5):614–623. DOI: 10.1097/DCR.0000000000003276.
  2. Kalkdijk J, Broens P, Ten Broek R, van der Heijden J, Trzpis M, Pierie JP, Klarenbeek B. 2022. Functional constipation in patients with hemorrhoids: a systematic review and meta-analysis. European Journal of Gastroenterology & Hepatology, 34(8):813–822. DOI: 10.1097/MEG.0000000000002361.
  3. Alonso-Coello P, Mills E, Heels-Ansdell D, López-Yarto M, Zhou Q, Johanson JF, Guyatt G. 2006. Fiber for the treatment of hemorrhoids complications: a systematic review and meta-analysis. American Journal of Gastroenterology, 101(1):181–188. DOI: 10.1111/j.1572-0241.2005.00359.x.
  4. Ng KS, Holzgang M, Young C. 2020. Still a Case of “No Pain, No Gain”? An Updated and Critical Review of the Pathogenesis, Diagnosis, and Management Options for Hemorrhoids in 2020. Annals of Coloproctology, 36(3):133–147. DOI: 10.3393/ac.2020.05.04.
  5. Lohsiriwat V. 2012. Hemorrhoids: From Basic Pathophysiology to Clinical Management. World Journal of Gastroenterology, 18(17):2009–2017. DOI: 10.3748/wjg.v18.i17.2009.
  6. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. 2016. Symptoms & Causes of Hemorrhoids. National Institutes of Health. Terakhir ditinjau Oktober 2016.
  7. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. 2016. Diagnosis of Hemorrhoids. National Institutes of Health. Terakhir ditinjau Oktober 2016.
  8. Alodokter. 2026. Bagaimana Membedakan Ambeien Dalam dan Luar dari Gejalanya? Tanya Alodokter. Dijawab oleh dr. Robby Firmansyah. Dipublikasikan 17 Maret 2026. Buka referensi Alodokter

Dapatkan Dami Sariwana di Official Store

Untuk menjamin keaslian produk, Anda dapat membeli Produk Dami Sariwana melalui:

Belanja di toko resmi memberikan keamanan, keaslian produk, dan kemudahan dalam mendapatkan informasi maupun promo terbaru.