Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien Dalam dan Luar
Keranjang 0+
Menu
21 Sep 2026 12:08 WIB

Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien Dalam dan Luar

Kenali perbedaan gejala ambeien dalam dan luar, tanda bahaya, serta kapan perlu memeriksakan diri ke dokter.

Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien Dalam dan Luar

Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien bisa berbeda tergantung lokasi ambeien. Ambeien dalam paling sering menyebabkan darah merah terang setelah buang air besar dan benjolan yang dapat keluar dari anus, tetapi biasanya tidak terasa sakit pada tahap awal. Sementara itu, ambeien luar lebih mudah terasa karena dapat menyebabkan benjolan, bengkak, gatal, nyeri, dan rasa tidak nyaman di sekitar anus.

Pada beberapa orang, ambeien bahkan tidak menimbulkan keluhan sampai pembengkakan semakin besar. Karena itu, mengenali lokasi, bentuk benjolan, pola perdarahan, dan jenis nyeri dapat membantu mengetahui apakah keluhan mengarah ke ambeien dalam atau luar. Namun, perdarahan dari anus tetap perlu diperhatikan karena tidak selalu disebabkan oleh ambeien. (Mayo Clinic, 2025; NIDDK, 2016).

Baca Juga: Pentingnya Kesehatan Pencernaan bagi Daya Tahan Tubuh

Apa Itu Ambeien?

Ambeien atau hemoroid adalah kondisi ketika jaringan pembuluh darah di sekitar anus atau bagian bawah rektum mengalami pembengkakan dan menimbulkan keluhan.

Secara umum, ada dua jenis utama, yaitu ambeien dalam dan ambeien luar.

Ambeien dalam terbentuk di bagian dalam anus atau rektum bagian bawah. Karena berada di area yang tidak terlalu sensitif terhadap rasa sakit, ambeien jenis ini sering tidak terasa nyeri kecuali sudah keluar dari anus atau mengalami komplikasi.

Sementara itu, ambeien luar berkembang di bawah kulit sekitar anus. Area ini memiliki lebih banyak saraf yang peka terhadap rasa sakit. Itulah sebabnya ambeien luar biasanya lebih mudah menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman.

Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien Dalam

1. Keluar Darah Merah Terang Saat BAB

Salah satu Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien dalam yang paling mudah dikenali adalah munculnya darah setelah buang air besar.

Darah biasanya berwarna merah terang dan dapat terlihat pada tisu toilet, permukaan feses, atau menetes ke dalam kloset.

Pada ambeien dalam tahap awal, perdarahan sering tidak disertai rasa sakit. Hal ini terjadi karena jaringan ambeien berada di bagian anus yang relatif kurang sensitif terhadap nyeri. (NIDDK, 2016; Mayo Clinic, 2025).

Meski demikian, jangan langsung menganggap semua perdarahan saat BAB sebagai ambeien. Fisura ani, radang usus, polip, hingga kanker kolorektal juga dapat menyebabkan perdarahan dari saluran cerna bagian bawah.

2. Ada Benjolan yang Keluar dari Anus

Ketika ambeien dalam semakin besar, jaringan yang membengkak dapat turun dan keluar melalui lubang anus. Kondisi ini disebut prolaps.

Awalnya, benjolan mungkin hanya muncul ketika mengejan saat BAB lalu masuk kembali dengan sendirinya.

Jika kondisinya semakin berat, benjolan bisa perlu didorong masuk menggunakan tangan atau bahkan tetap berada di luar anus.

3. Terasa Seperti BAB Belum Tuntas

Sebagian orang dengan ambeien dalam merasa seperti masih ada sesuatu di dalam anus setelah buang air besar.

Sensasi ini dapat membuat seseorang merasa ingin BAB kembali meskipun isi usus sebenarnya sudah keluar.

Keluhan tersebut biasanya lebih terasa ketika jaringan ambeien mulai membesar atau turun menuju lubang anus.

4. Keluar Lendir Setelah BAB

Ambeien dalam yang mengalami prolaps juga dapat menyebabkan keluarnya sedikit lendir.

Lendir bisa terlihat pada tisu atau pakaian dalam dan terkadang membuat area sekitar anus terasa lembap.

Kondisi lembap ini kemudian dapat memicu iritasi dan rasa gatal pada kulit sekitar anus.

5. Gatal atau Iritasi di Sekitar Anus

Walaupun lebih sering dikaitkan dengan ambeien luar, rasa gatal juga dapat terjadi pada ambeien dalam, terutama jika jaringan mengalami prolaps.

Lendir dan sisa feses yang menempel di sekitar anus dapat membuat kulit lebih mudah mengalami iritasi.

Menggosok atau membersihkan anus terlalu kuat justru dapat memperburuk rasa gatal.

6. Biasanya Tidak Terasa Sakit pada Tahap Awal

Salah satu ciri penting ambeien dalam adalah sering tidak menimbulkan nyeri.

Seseorang bahkan mungkin baru menyadari adanya ambeien setelah menemukan darah merah terang di tisu toilet.

Namun, rasa sakit bisa muncul apabila ambeien mengalami prolaps berat, pembengkakan, gangguan aliran darah, atau kondisi lain di sekitar anus.

Bagaimana Tingkatan Ambeien Dalam?

Ambeien dalam biasanya dibagi berdasarkan seberapa jauh jaringan mengalami prolaps.

Derajat I: Ambeien masih berada di dalam anus dan belum keluar. Gejalanya dapat berupa perdarahan merah terang saat BAB.

Derajat II: Ambeien keluar ketika mengejan atau BAB, tetapi dapat masuk kembali dengan sendirinya.

Derajat III: Ambeien keluar ketika BAB atau aktivitas tertentu dan tidak masuk sendiri. Benjolan perlu didorong kembali secara perlahan.

Derajat IV: Ambeien terus berada di luar anus dan tidak dapat dimasukkan kembali dengan mudah.

Klasifikasi ini membantu dokter menentukan penanganan yang sesuai. Semakin tinggi derajat prolaps, semakin besar kemungkinan pasien membutuhkan pemeriksaan dan terapi medis lebih lanjut. (European Society of ColoProctology, 2020).

Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien Luar

Ambeien luar biasanya lebih mudah disadari dibandingkan ambeien dalam karena pembengkakan terjadi di sekitar lubang anus.

Berikut beberapa gejalanya.

1. Ada Benjolan di Sekitar Anus

Benjolan merupakan salah satu Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien luar yang paling umum.

Benjolan dapat terasa lunak atau agak keras ketika disentuh. Ukurannya juga bisa berbeda pada setiap orang.

Namun, tidak semua benjolan di sekitar anus merupakan ambeien. Pemeriksaan dokter diperlukan jika benjolan baru muncul, terus membesar, atau bentuknya terasa tidak biasa.

2. Nyeri atau Tidak Nyaman Saat Duduk

Berbeda dengan ambeien dalam yang sering tidak sakit, ambeien luar lebih sering menyebabkan nyeri.

Keluhan dapat terasa ketika duduk terlalu lama, berjalan, BAB, atau saat membersihkan area anus.

Rasa sakit biasanya semakin kuat ketika ambeien mengalami pembengkakan atau terbentuk bekuan darah.

3. Gatal di Sekitar Anus

Ambeien luar juga dapat menyebabkan rasa gatal dan iritasi.

Kulit di sekitar anus yang membengkak menjadi lebih sensitif terhadap gesekan, keringat, kelembapan, atau pembersihan berlebihan.

Hindari menggaruk area tersebut karena luka kecil dapat membuat iritasi semakin berat.

4. Bengkak di Sekitar Lubang Anus

Pembuluh darah yang membesar dapat menyebabkan area sekitar anus terlihat atau terasa membengkak.

Pembengkakan dapat disertai rasa penuh, mengganjal, atau tidak nyaman ketika duduk.

Pada sebagian orang, pembengkakan dapat berkurang setelah beberapa hari ketika tekanan dan iritasi di daerah tersebut menurun.

5. Bisa Mengalami Perdarahan

Ambeien luar juga dapat berdarah, terutama apabila permukaan kulit mengalami gesekan atau iritasi.

Namun, perdarahan lebih khas terjadi pada ambeien dalam.

Jika darah terus keluar, jumlahnya banyak, atau terjadi berulang kali, sebaiknya jangan hanya mengandalkan diagnosis sendiri.

Ambeien Luar Tiba-Tiba Sangat Sakit, Apa Artinya?

Nyeri yang muncul mendadak dan sangat kuat dapat terjadi ketika terbentuk bekuan darah pada ambeien luar. Kondisi ini disebut thrombosed external hemorrhoid atau ambeien luar dengan trombosis.

Benjolan biasanya terasa keras, sangat nyeri, dan dapat terlihat berwarna kebiruan, keunguan, atau lebih gelap dibandingkan kulit di sekitarnya.

Rasa sakit dapat terasa ketika duduk, berjalan, maupun BAB. Meskipun bekuan tersebut berada di area anus dan tidak berpindah ke bagian tubuh lain, nyeri yang berat tetap sebaiknya diperiksakan agar penyebabnya dapat dipastikan dan terapi yang sesuai dapat diberikan. (Cleveland Clinic, 2025).

Apa Perbedaan Gejala Ambeien Dalam dan Luar?

Perbedaan paling mudah dikenali terletak pada lokasi, rasa sakit, dan bentuk keluhannya.

Ambeien dalam berada di dalam anus. Gejala yang paling khas adalah perdarahan merah terang tanpa rasa sakit dan munculnya jaringan yang keluar ketika kondisinya semakin besar.

Ambeien luar berada di bawah kulit sekitar anus sehingga lebih mudah dirasakan atau terlihat. Keluhannya lebih sering berupa benjolan, gatal, bengkak, dan nyeri.

Seseorang juga dapat mengalami ambeien dalam dan luar secara bersamaan. Dalam kondisi tersebut, gejala dapat berupa kombinasi perdarahan, prolaps, benjolan, gatal, serta nyeri.

Kenapa Ambeien Bisa Muncul?

Ambeien berhubungan dengan meningkatnya tekanan pada jaringan pembuluh darah di sekitar anus dan rektum.

Beberapa kebiasaan dan kondisi dapat meningkatkan tekanan tersebut, antara lain:

  • Sering mengejan saat BAB.
  • Mengalami sembelit berkepanjangan.
  • Sering mengalami diare.
  • Duduk terlalu lama di toilet.
  • Kurang mengonsumsi serat.
  • Kehamilan.
  • Sering mengangkat beban berat.
  • Bertambahnya usia.

Guideline American Society of Colon and Rectal Surgeons juga menekankan pentingnya pola BAB, konsumsi serat, serta kebiasaan mengejan dalam evaluasi dan penanganan awal penyakit hemoroid. (ASCRS, 2024).

Apakah Darah Merah Saat BAB Pasti Ambeien?

Tidak. Darah merah terang saat BAB memang merupakan salah satu Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien yang umum, tetapi penyebab perdarahan dari anus cukup beragam.

Fisura ani atau luka kecil pada anus, peradangan usus, polip, divertikular, dan penyakit pada kolon atau rektum juga dapat menyebabkan perdarahan.

Karena itu, guideline ASCRS menegaskan bahwa perdarahan dari rektum tidak boleh secara otomatis dianggap berasal dari ambeien. Pada pasien tertentu, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut pada usus besar. (ASCRS, 2024).

Bagaimana Dokter Memastikan Ambeien?

Pemeriksaan biasanya dimulai dari percakapan mengenai keluhan. Dokter dapat menanyakan sejak kapan perdarahan muncul, apakah terdapat nyeri atau benjolan, kebiasaan BAB, pola makan, serta riwayat kesehatan.

Ambeien luar umumnya dapat terlihat ketika dokter memeriksa area anus.

Untuk mencari ambeien dalam, dokter dapat melakukan pemeriksaan rektal menggunakan jari yang memakai sarung tangan dan pelumas.

Dalam kondisi tertentu, dokter dapat melakukan anoskopi, yaitu pemeriksaan menggunakan alat kecil untuk melihat bagian dalam anus dan rektum bawah.

Pemeriksaan usus yang lebih lengkap seperti kolonoskopi dapat dipertimbangkan bila terdapat faktor risiko kanker kolorektal, pola perdarahan yang tidak jelas, perubahan kebiasaan BAB, atau kecurigaan terhadap penyakit lain.

Cara Membantu Meredakan Gejala Ambeien

Ambeien ringan sering dapat membaik dengan perubahan kebiasaan sehari-hari.

Perbanyak Makanan Berserat

Serat membantu membuat feses lebih lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Sumber serat dapat berasal dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.

Peningkatan konsumsi serat merupakan salah satu terapi awal yang direkomendasikan dalam guideline penanganan ambeien. (ASCRS, 2024).

Hindari Mengejan Terlalu Kuat

Mengejan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah sekitar anus.

Jika feses sulit keluar, jangan memaksakan mengejan terlalu lama.

Memperbaiki pola makan, aktivitas fisik, dan asupan cairan dapat membantu menjaga BAB lebih teratur.

Jangan Duduk Terlalu Lama di Toilet

Kebiasaan membawa ponsel ke toilet dapat membuat seseorang duduk jauh lebih lama dari yang diperlukan.

Duduk terlalu lama dapat meningkatkan tekanan pada area anus.

Sebaiknya selesaikan BAB tanpa berlama-lama di toilet.

Bersihkan Area Anus dengan Lembut

Hindari menggosok area anus terlalu keras setelah BAB.

Bersihkan secara perlahan dan jaga area tetap kering. Gesekan berlebihan dapat membuat rasa gatal dan iritasi semakin berat.

Berendam dengan Air Hangat

Berendam atau duduk dalam air hangat atau sitz bath dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman dan nyeri ringan pada beberapa orang.

Namun, jika keluhan terus berlangsung atau semakin berat, pemeriksaan tetap diperlukan.

Kapan Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien Perlu Diperiksa Dokter?

Sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan apabila gejala tidak membaik setelah sekitar satu minggu melakukan perawatan sederhana di rumah atau keluhan terus berulang.

Pemeriksaan juga penting jika terdapat perdarahan dari anus, terutama bila sebelumnya belum pernah mengalami gejala serupa.

Segera cari pertolongan medis apabila perdarahan cukup banyak atau disertai pusing, lemas, hampir pingsan, atau pingsan. Nyeri anus yang sangat berat bersama perdarahan, demam, sakit perut, atau diare juga membutuhkan evaluasi lebih cepat. (Mayo Clinic, 2025; NIDDK, 2016).

Jangan menunda pemeriksaan hanya karena menganggap darah saat BAB pasti berasal dari ambeien.

Simak Juga: Bagaimana Membedakan Ambeien Dalam dan Luar dari Gejalanya?

Kesimpulan

Ciri-Ciri dan Gejala Ambeien berbeda antara ambeien dalam dan luar. Ambeien dalam lebih sering menyebabkan darah merah terang saat BAB dan dapat berkembang menjadi benjolan yang keluar dari anus. Pada tahap awal, kondisi ini biasanya tidak terasa sakit.

Sebaliknya, ambeien luar lebih sering menyebabkan benjolan di sekitar anus, gatal, bengkak, nyeri, dan rasa tidak nyaman ketika duduk atau BAB. Jika terjadi pembekuan darah, benjolan dapat terasa keras dan sangat nyeri.

Walaupun sebagian gejala ambeien dapat membaik dengan perubahan pola makan dan kebiasaan BAB, perdarahan dari anus tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai ambeien. Pemeriksaan dokter diperlukan apabila perdarahan berulang, gejala semakin berat, muncul benjolan yang tidak biasa, atau keluhan tidak kunjung membaik.

FAQ

Apakah ambeien selalu terasa sakit?

Tidak. Ambeien dalam tahap awal justru sering tidak menimbulkan rasa sakit meskipun dapat menyebabkan perdarahan. Nyeri lebih sering terjadi pada ambeien luar atau ambeien yang mengalami prolaps atau trombosis.

Seperti apa darah akibat ambeien?

Darah akibat ambeien umumnya berwarna merah terang dan dapat terlihat pada tisu toilet, permukaan feses, atau di dalam kloset setelah BAB. Namun, perdarahan anus juga dapat disebabkan penyakit lain sehingga sebaiknya diperiksa jika sering terjadi.

Apakah benjolan di anus pasti ambeien?

Tidak. Benjolan di sekitar anus dapat memiliki beberapa penyebab selain ambeien. Pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan terutama jika benjolan terus membesar, sangat nyeri, mengeluarkan cairan, atau bentuknya tidak biasa.

Apa ciri-ciri ambeien sudah parah?

Ambeien dalam yang terus keluar dari anus, harus didorong kembali menggunakan tangan, atau tidak dapat dimasukkan kembali dapat menunjukkan prolaps yang lebih berat. Perdarahan berulang dan nyeri berat juga perlu diperiksa.

Apakah ambeien bisa sembuh sendiri?

Keluhan ambeien ringan dapat membaik setelah beberapa hari dengan perbaikan pola BAB, konsumsi serat, dan menghindari mengejan. Namun, ambeien yang sering kambuh, mengalami prolaps, atau terus berdarah dapat membutuhkan terapi medis.

Apa beda ambeien dalam dan luar?

Ambeien dalam berada di dalam anus atau rektum bawah dan biasanya menyebabkan perdarahan tanpa nyeri. Ambeien luar berada di bawah kulit sekitar anus sehingga lebih sering menyebabkan benjolan, gatal, bengkak, dan rasa sakit.

Kenapa ambeien terasa sakit saat duduk?

Tekanan ketika duduk dapat menekan jaringan yang sedang membengkak di sekitar anus. Keluhan ini lebih sering terjadi pada ambeien luar, terutama jika terdapat peradangan atau bekuan darah.

Referensi Ilmiah

  1. Hawkins AT, Davis BR, Bhama AR, et al. 2024. The American Society of Colon and Rectal Surgeons Clinical Practice Guidelines for the Management of Hemorrhoids. Diseases of the Colon & Rectum. 67(5):614–623. DOI: 10.1097/DCR.0000000000003276.
  2. van Tol RR, Kleijnen J, Watson AJM, et al. 2020. European Society of ColoProctology: Guideline for Haemorrhoidal Disease. Colorectal Disease. 22(6):650–662. DOI: 10.1111/codi.14975.
  3. Gallo G, Martellucci J, Sturiale A, et al. 2020. Consensus Statement of the Italian Society of Colorectal Surgery (SICCR): Management and Treatment of Hemorrhoidal Disease. Techniques in Coloproctology. DOI: 10.1007/s10151-020-02149-1.
  4. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Symptoms & Causes of Hemorrhoids. National Institutes of Health.
  5. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Diagnosis of Hemorrhoids. National Institutes of Health.
  6. Mayo Clinic. 2025. Hemorrhoids: Symptoms and Causes. Mayo Foundation for Medical Education and Research.
  7. Cleveland Clinic. 2025. Hemorrhoids: Symptoms, Causes & Treatment. Cleveland Clinic.

Dapatkan Dami Sariwana di Official Store

Untuk menjamin keaslian produk, Anda dapat membeli Produk Dami Sariwana melalui:

Belanja di toko resmi memberikan keamanan, keaslian produk, dan kemudahan dalam mendapatkan informasi maupun promo terbaru.