Susah Tidur Terus-Menerus? Yuk, Kenali Penyakit Susah Tidur
Kenali insomnia, penyebab susah tidur berkepanjangan, pilihan penanganan, dan tanda kapan kamu perlu mencari bantuan medis.
Kenali insomnia, penyebab susah tidur berkepanjangan, pilihan penanganan, dan tanda kapan kamu perlu mencari bantuan medis.
Susah tidur sesekali sebenarnya cukup umum, terutama ketika sedang stres, banyak pikiran, atau jadwal tidur berubah. Namun, kalau kesulitan tidur terus terjadi sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut bisa mengarah pada penyakit susah tidur yang dikenal sebagai insomnia.
Insomnia bukan sekadar tidur lebih malam dari biasanya. Orang dengan insomnia bisa sulit mulai tidur, sering terbangun malam hari, bangun terlalu pagi, atau tetap merasa tidak segar meskipun sudah berada di tempat tidur cukup lama.
Baca Juga: Jaga Kesehatan Tidur dengan Vita Sleep, Bantu Istirahatmu Lebih Nyenyak
Jika terjadi dalam jangka panjang, masalah tidur sebaiknya tidak dianggap sepele. Apalagi kalau kamu mulai sering mengantuk, sulit berkonsentrasi, mudah marah, atau aktivitas sehari-hari terganggu.

Istilah penyakit susah tidur yang sering digunakan sehari-hari biasanya mengarah pada insomnia.
Insomnia adalah gangguan tidur yang membuat seseorang kesulitan mulai tidur, mempertahankan tidur, atau mendapatkan tidur yang berkualitas meskipun sebenarnya memiliki waktu dan kondisi yang cukup untuk tidur.
Jadi, masalahnya bukan hanya soal “tidur terlalu malam”.
Misalnya, kamu sudah masuk kamar pukul 10 malam dan ingin tidur. Namun, sampai berjam-jam kemudian mata masih sulit terpejam. Kondisi seperti ini bisa menjadi salah satu tanda insomnia jika sering terjadi.
National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) menjelaskan bahwa insomnia kronis dapat terjadi sedikitnya tiga malam dalam seminggu, berlangsung selama tiga bulan atau lebih, dan tidak sepenuhnya dapat dijelaskan oleh masalah kesehatan lain.
Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa kamu mengalami insomnia hanya karena sulit tidur satu atau dua malam.
Kurang tidur karena begadang, bekerja, bermain HP, atau sengaja tidur larut berbeda dengan insomnia.
Susah tidur biasa biasanya terjadi sementara.
Kamu mungkin sulit tidur karena besok ada ujian, pekerjaan sedang menumpuk, baru pindah tempat tinggal, sedang bepergian, atau memiliki jadwal yang berubah.
Setelah pemicunya berkurang, pola tidur biasanya kembali normal.
Sebaliknya, penyakit susah tidur seperti insomnia cenderung terjadi berulang dan mulai memengaruhi kondisi saat bangun.
Tandanya bisa berupa:
Insomnia jangka pendek biasanya berlangsung kurang dari tiga bulan. Jika keluhan sudah berlangsung tiga bulan atau lebih, kondisi tersebut dapat termasuk insomnia jangka panjang atau kronis.
Tidak ada satu penyebab yang berlaku untuk semua orang.
Pada sebagian orang, penyakit susah tidur muncul setelah stres berat. Pada orang lain, masalah tidur berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari, jadwal kerja, kondisi kesehatan, atau gangguan tidur lainnya.
Berikut beberapa penyebab yang cukup sering ditemukan.
Pernah merasa tubuh sudah capek tetapi pikiran justru semakin aktif ketika kepala menyentuh bantal?
Kondisi ini cukup sering terjadi.
Masalah pekerjaan, kuliah, keluarga, hubungan, atau masalah keuangan dapat membuat tubuh sulit benar-benar rileks.
Kamu akhirnya terus memikirkan banyak hal saat seharusnya mulai tidur.
Jika berlangsung sementara, pola tidur biasanya kembali membaik setelah stres berkurang. Namun, pada sebagian orang, pola susah tidur bisa terus berlanjut meskipun pemicunya sudah tidak terlalu kuat.
Tidur pukul 10 malam hari ini, pukul 2 pagi besok, lalu tidur siang selama berjam-jam dapat membuat jadwal tubuh menjadi tidak teratur.
Tubuh memiliki sistem alami yang membantu mengatur kapan kita merasa mengantuk dan kapan kita merasa lebih terjaga.
Jadwal yang terlalu sering berubah dapat membuat tubuh lebih sulit mengenali waktu tidur.
Pekerja shift malam dan orang yang sering bepergian melewati zona waktu juga lebih mudah mengalami gangguan pola tidur.
Kopi memang dapat membantu kamu merasa lebih segar.
Namun, kafein merupakan zat stimulan yang dapat membuat tubuh tetap terjaga.
Tidak hanya kopi. Kafein juga dapat ditemukan dalam teh, minuman energi, beberapa jenis minuman bersoda, dan produk lainnya.
Efek kafein berbeda pada setiap orang. Karena itu, jika kamu sering mengalami penyakit susah tidur, coba perhatikan jumlah dan waktu konsumsi kafein setiap hari.
Scroll media sosial sebentar sering kali berubah menjadi satu jam tanpa terasa.
Masalahnya bukan hanya waktu tidur yang akhirnya mundur. Aktivitas yang membuat pikiran terus aktif menjelang tidur juga dapat membuat tubuh lebih sulit masuk ke kondisi rileks.
NHLBI menyarankan membuat kamar lebih mendukung tidur, misalnya dengan kondisi yang gelap, tenang, sejuk, serta mengurangi penggunaan televisi atau perangkat elektronik menjelang tidur.
Masalah tidur dan kondisi kesehatan mental dapat saling berkaitan.
Kecemasan dapat membuat seseorang sulit menenangkan pikirannya pada malam hari. Sementara itu, perubahan pola tidur juga cukup sering muncul pada orang dengan depresi.
Namun, keluhan tidur saja tidak cukup untuk menentukan apakah seseorang mengalami gangguan kecemasan atau depresi.
Diagnosis tetap perlu dilakukan oleh tenaga kesehatan melalui pemeriksaan yang sesuai.
Sulit tidur tidak selalu berasal dari masalah tidur itu sendiri.
Nyeri kronis, refluks asam lambung, asma, penyakit tertentu, atau kondisi yang membuat tubuh tidak nyaman dapat mengganggu tidur.
Hipertiroid atau kondisi ketika kelenjar tiroid terlalu aktif juga dapat menyebabkan gejala seperti jantung berdebar, mudah berkeringat, merasa gelisah, serta kesulitan tidur.
Karena itu, jika penyakit susah tidur muncul bersama gejala tubuh lain yang tidak biasa, pemeriksaan medis dapat membantu mencari penyebabnya.
Bisa.
Tidak semua orang yang sering terbangun malam mengalami insomnia.
Ada beberapa gangguan tidur lain yang bisa membuat seseorang merasa tidurnya buruk.
Sleep apnea merupakan gangguan ketika pernapasan berhenti dan mulai kembali berulang kali selama tidur.
Tanda yang perlu diperhatikan antara lain mendengkur keras, napas seperti berhenti saat tidur, atau terbangun sambil terengah-engah.
Orang dengan sleep apnea juga dapat merasa sangat mengantuk atau lelah pada siang hari. Bahkan, sebagian orang bisa mengeluhkan insomnia.
Jika pasangan atau anggota keluarga sering mengatakan kamu mendengkur sangat keras atau napas beberapa kali berhenti saat tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Ada juga kondisi bernama restless legs syndrome (RLS).
RLS menyebabkan dorongan kuat untuk terus menggerakkan kaki, biasanya disertai rasa tidak nyaman seperti geli, tertarik, berdenyut, atau seperti ada sesuatu yang merayap.
Keluhan biasanya semakin terasa saat sedang diam atau berbaring dan sering memburuk pada malam hari.
Akibatnya, penderita RLS dapat kesulitan mulai tidur atau sering terbangun.
Satu atau dua malam kurang tidur biasanya tidak langsung berarti ada masalah kesehatan serius.
Namun, tidur yang terus terganggu dapat memengaruhi kondisi saat kamu bangun.
Kamu mungkin menjadi lebih mudah lelah, sulit berkonsentrasi, mudah lupa, lebih sensitif, atau sulit menyelesaikan pekerjaan.
Insomnia kronis juga dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan sehingga kondisi yang berlangsung lama sebaiknya mendapatkan evaluasi dan penanganan yang tepat.
Yang penting, jangan langsung panik hanya karena beberapa hari mengalami susah tidur.
Perhatikan seberapa sering keluhan terjadi, berapa lama sudah berlangsung, serta apakah kehidupan sehari-hari mulai terganggu.
Penanganan penyakit susah tidur akan bergantung pada penyebabnya.
Jika masalah masih ringan dan baru terjadi beberapa hari, perubahan kebiasaan tidur dapat menjadi langkah awal.
Berikut beberapa hal yang bisa dicoba.
Tidak hanya jam tidur yang penting.
Usahakan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan.
Jadwal yang konsisten membantu tubuh membangun pola tidur dan bangun yang lebih teratur.
Jika kamu sensitif terhadap kafein, hindari kopi atau minuman berkafein terlalu dekat dengan waktu tidur.
Kamu juga bisa mengamati sendiri apakah tidur lebih mudah ketika konsumsi kafein dikurangi.
Kamar yang terlalu terang, panas, berisik, atau tidak nyaman bisa membuat kamu lebih sulit tidur.
Cobalah membuat kamar lebih gelap dan tenang.
Gunakan tempat tidur terutama untuk tidur agar otak semakin terbiasa menghubungkan tempat tidur dengan waktu istirahat.
Menonton video tanpa henti, bekerja dari tempat tidur, bermain game, atau terus mengecek media sosial bisa membuat kamu semakin sulit beristirahat.
Coba buat waktu transisi sebelum tidur.
Kamu bisa mandi, membaca buku ringan, melakukan latihan relaksasi, atau aktivitas tenang lainnya.
Semakin keras kamu memikirkan, “Aku harus tidur sekarang,” terkadang rasa tegang justru semakin besar.
Jika belum mengantuk, lakukan aktivitas yang tenang terlebih dahulu.
Kembali ke tempat tidur ketika mulai terasa mengantuk.
Prinsip seperti ini termasuk bagian dari pendekatan perilaku yang digunakan dalam penanganan insomnia.
Jika penyakit susah tidur sudah berlangsung lama, salah satu terapi yang paling direkomendasikan adalah cognitive behavioral therapy for insomnia atau CBT-I.
CBT-I adalah terapi yang membantu memperbaiki pikiran dan kebiasaan yang membuat masalah tidur terus berlangsung.
Terapi ini tidak hanya meminta seseorang untuk “tidur lebih cepat”.
CBT-I dapat mencakup pengaturan waktu di tempat tidur, stimulus control, teknik relaksasi, edukasi tidur, serta membantu mengurangi kekhawatiran berlebihan mengenai tidur.
Guideline European Insomnia 2023 merekomendasikan CBT-I sebagai terapi lini pertama untuk insomnia kronis pada orang dewasa, termasuk pada pasien yang memiliki kondisi kesehatan lain. Terapi dapat dilakukan secara langsung maupun melalui program digital yang sesuai.
American Academy of Sleep Medicine juga memberikan rekomendasi kuat untuk CBT-I pada insomnia kronis. Tinjauan sistematisnya mengevaluasi berbagai terapi perilaku dan psikologis untuk membantu memperbaiki kualitas tidur.
Tidak selalu.
Obat tidur bukan pilihan pertama untuk semua orang yang mengalami insomnia.
Dokter biasanya akan mempertimbangkan penyebab, durasi keluhan, kondisi kesehatan, obat lain yang sedang digunakan, serta respons terhadap penanganan sebelumnya.
Untuk insomnia kronis, CBT-I umumnya menjadi terapi awal yang direkomendasikan. Jika hasilnya belum cukup, dokter dapat mempertimbangkan terapi lain termasuk obat pada kondisi tertentu.
Karena itu, hindari menggunakan obat tidur sendiri dalam jangka panjang tanpa arahan dokter.
Produk yang membuat mengantuk juga belum tentu menyelesaikan penyebab utama masalah tidur.
Tidak semua orang dengan penyakit susah tidur membutuhkan pemeriksaan tidur di laboratorium.
Dokter biasanya akan bertanya mengenai:
Kamu mungkin juga diminta membuat sleep diary atau catatan tidur selama beberapa hari atau minggu.
Pemeriksaan tidur khusus dapat dipertimbangkan jika dokter mencurigai gangguan lain seperti sleep apnea atau gangguan gerakan kaki saat tidur. Guideline European Insomnia juga menyebut pemeriksaan polysomnography terutama digunakan ketika dicurigai terdapat gangguan tidur lain atau insomnia yang sulit membaik dengan pengobatan.
Kenapa Susah Tidur Malam? Bisa Jadi Karena Kebiasaan Ini
Tidak perlu menunggu sampai tubuh benar-benar kelelahan.
Pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter jika susah tidur sudah berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan dan tidak membaik setelah kebiasaan tidur diperbaiki.
Kamu juga sebaiknya mencari bantuan apabila:
Dokter dapat membantu mengetahui apakah keluhan berasal dari insomnia atau kondisi lain.
Dengan mengetahui penyebabnya, penanganan bisa menjadi lebih tepat.
Penyakit susah tidur yang terjadi terus-menerus sering dikaitkan dengan insomnia. Namun, tidak semua susah tidur berarti insomnia.
Stres, jadwal tidur yang berantakan, konsumsi kafein, kondisi kesehatan, obat tertentu, sleep apnea, hingga restless legs syndrome juga dapat mengganggu tidur.
Jika masalah baru terjadi sesekali, kamu bisa mulai dengan memperbaiki kebiasaan tidur dan membuat jadwal yang lebih teratur.
Namun, jika susah tidur berlangsung selama beberapa bulan atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Untuk insomnia kronis, CBT-I merupakan salah satu terapi yang paling direkomendasikan berdasarkan guideline medis saat ini. Obat dapat dipertimbangkan pada kondisi tertentu setelah evaluasi tenaga kesehatan.
Jadi, jangan hanya fokus mencari cara supaya cepat mengantuk. Cari tahu juga apa yang sebenarnya membuat tidur terus terganggu.
Istilah penyakit susah tidur biasanya digunakan masyarakat untuk menggambarkan insomnia. Namun, kesulitan tidur juga bisa menjadi gejala gangguan lain seperti sleep apnea, restless legs syndrome, kondisi medis tertentu, atau efek obat.
Insomnia kronis umumnya ditandai dengan kesulitan tidur sedikitnya tiga malam per minggu selama tiga bulan atau lebih, meskipun terdapat kesempatan yang cukup untuk tidur. Keluhan juga biasanya memengaruhi aktivitas saat bangun.
Banyak kasus insomnia dapat membaik dengan penanganan yang tepat. Penanganannya bergantung pada penyebab, mulai dari perubahan kebiasaan tidur, penanganan kondisi yang mendasari, hingga CBT-I untuk insomnia kronis.
Tidak selalu. CBT-I menjadi terapi lini pertama yang direkomendasikan untuk insomnia kronis. Obat tidur dapat dipertimbangkan dokter pada kondisi tertentu setelah melihat manfaat, risiko, dan kondisi pasien.
Tubuh yang lelah tidak selalu membuat pikiran langsung siap tidur. Stres, kecemasan, kafein, jadwal tidur tidak teratur, penggunaan perangkat elektronik, atau kondisi kesehatan tertentu bisa membuat tubuh tetap terjaga.
Penggunaan HP menjelang tidur dapat membuat waktu tidur mundur dan membuat pikiran tetap aktif. Jika kamu sering susah tidur, mengurangi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur dapat menjadi salah satu kebiasaan yang patut dicoba.
Kamu dapat memulai pemeriksaan ke dokter umum. Jika dicurigai terdapat gangguan tidur tertentu atau masalah yang lebih kompleks, dokter dapat merujuk ke dokter spesialis atau klinik tidur untuk pemeriksaan lanjutan.
Untuk menjamin keaslian produk, Anda dapat membeli Produk Dami Sariwana melalui:
Belanja di toko resmi memberikan keamanan, keaslian produk, dan kemudahan dalam mendapatkan informasi maupun promo terbaru.
kesehatan Tidur
Kenali insomnia, penyebab susah tidur berkepanjangan, pilihan penanganan, dan tanda kapan kamu perlu mencari bantuan medis.
kesehatan Tidur
Sering susah tidur malam? Cek kebiasaan yang mungkin mengganggu tidur dan cara sederhana untuk memperbaikinya.
kesehatan Tidur
Kenali penyebab susah tidur dan kebiasaan sederhana yang bisa membantu kamu tidur lebih nyaman.
kesehatan Tidur
Badan capek belum tentu langsung bikin ngantuk. Kenali penyebab sulit tidur dan cara sederhana agar tidur lebih nyenyak.
kesehatan Tidur
Kenali penyebab susah tidur, pemicunya, cara mengatasi, dan tanda kapan perlu berkonsultasi dengan dokter.