Gimana Cara Menghilangkan Bisul? Jangan Asal Dipencet, Ini Cara Aman Mengatasinya
Keranjang 0+
Menu
21 Sep 2026 14:21 WIB

Gimana Cara Menghilangkan Bisul? Jangan Asal Dipencet, Ini Cara Aman Mengatasinya

Bisul jangan asal dipencet. Ketahui cara aman merawatnya agar cepat membaik dan infeksi tidak menyebar.

Gimana Cara Menghilangkan Bisul? Jangan Asal Dipencet, Ini Cara Aman Mengatasinya

Bisul terasa sakit, mengganggu aktivitas, dan kadang membuat kita tergoda untuk langsung memencetnya. Padahal, jika kamu sedang mencari gimana cara menghilangkan bisul, langkah paling aman bukan memencet atau menusuknya sendiri.

Bisul kecil umumnya dapat dirawat dengan kompres hangat selama sekitar 10–15 menit, 3–4 kali sehari. Cara ini membantu meningkatkan aliran darah ke area tersebut dan mendorong bisul mengeluarkan nanah secara alami. Area bisul juga perlu dijaga tetap bersih dan ditutup dengan kasa bersih jika sudah pecah.

Sebaliknya, bisul yang besar, semakin nyeri, muncul berulang, berada di wajah, atau disertai demam sebaiknya diperiksa oleh dokter.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Kulit dengan Perawatan yang Benar Tiap Hari

Gimana Cara Menghilangkan Bisul dengan Aman?

Gimana Cara Menghilangkan Bisul? Jangan Asal Dipencet, Ini Cara Aman Mengatasinya

Gimana cara menghilangkan bisul yang paling aman? Untuk bisul kecil, lakukan kompres hangat secara rutin, jaga area tetap bersih, jangan memencet atau menusuknya, dan tutup dengan kasa jika pecah. Bisul yang besar atau tidak membaik mungkin perlu dikeringkan oleh dokter melalui prosedur drainase.

Berikut langkah yang dapat dilakukan.

1. Kompres Bisul dengan Air Hangat

Kompres hangat merupakan salah satu langkah sederhana yang paling dianjurkan untuk membantu bisul kecil sembuh.

Basahi kain bersih dengan air hangat, peras, kemudian tempelkan pada area bisul selama sekitar 10–15 menit. Lakukan sekitar 3–4 kali sehari.

Suhu hangat membantu meningkatkan sirkulasi darah di sekitar bisul. Selain membantu mengurangi rasa tidak nyaman, kompres hangat dapat membantu bisul menjadi matang dan mengeluarkan nanah secara alami.

American Academy of Dermatology merekomendasikan kompres hangat sebagai perawatan rumahan utama untuk bisul. Cara ini dapat dilakukan sampai bisul mengeluarkan nanah dan mulai sembuh.

Pastikan air tidak terlalu panas karena justru dapat menyebabkan iritasi atau luka bakar pada kulit.

2. Jangan Memencet atau Menusuk Bisul

Saat bagian tengah bisul mulai terlihat putih atau kekuningan, keinginan untuk memencetnya memang bisa muncul. Namun, sebaiknya jangan dilakukan.

Memencet, menusuk dengan jarum, atau mencoba mengeluarkan nanah secara paksa dapat mendorong bakteri masuk lebih dalam atau menyebar ke jaringan kulit di sekitarnya.

Karena itu, jika kamu bertanya gimana cara menghilangkan bisul dengan cepat, memencet bukanlah jalan pintas yang aman.

American Academy of Dermatology, NHS, Mayo Clinic, dan CDC sama-sama menyarankan agar bisul atau luka bernanah tidak dipencet atau ditusuk sendiri karena dapat meningkatkan risiko penyebaran infeksi.

Biarkan bisul pecah dengan sendirinya atau minta bantuan tenaga medis jika ukurannya besar dan nanah perlu dikeluarkan.

3. Jaga Area Bisul Tetap Bersih

Kebersihan tetap penting selama proses penyembuhan.

Cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh area sekitar bisul. Hindari terlalu sering menyentuh, menggaruk, atau menggosok benjolan.

Jika nanah mulai keluar, bersihkan area secara perlahan. Setelah itu, gunakan kasa atau perban bersih agar cairan dari bisul tidak menempel pada pakaian atau benda lain.

Jangan lupa mengganti kasa ketika sudah basah atau kotor.

4. Apa yang Harus Dilakukan Kalau Bisul Pecah Sendiri?

Bisul yang sudah matang terkadang pecah dan mengeluarkan nanah tanpa perlu tindakan khusus.

Jika hal ini terjadi, jangan memencet sisa nanah dengan paksa. Biarkan cairan keluar secara alami.

Bersihkan tangan terlebih dahulu, lalu bersihkan area sekitar bisul dengan lembut. Keringkan menggunakan kain atau kasa bersih dan tutup luka dengan kasa steril.

NHS menyarankan area bisul yang mengeluarkan nanah tetap dibersihkan dan ditutup dengan dressing atau kasa sampai sembuh.

Setelah mengganti perban, cuci tangan kembali untuk mengurangi risiko bakteri berpindah ke bagian tubuh lain.

5. Kurangi Nyeri Jika Bisul Terasa Sakit

Bisul yang meradang bisa terasa berdenyut, nyeri ketika disentuh, atau sakit ketika bergesekan dengan pakaian.

Kompres hangat biasanya sudah cukup membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

Jika diperlukan, obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen dapat digunakan sesuai petunjuk pada kemasan dan kondisi kesehatan masing-masing.

Jangan menggunakan obat melebihi dosis yang dianjurkan. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, sedang hamil, atau sedang menggunakan obat lain secara rutin, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat.

6. Bisul Besar Bisa Membutuhkan Drainase

Tidak semua bisul dapat ditangani sendiri di rumah.

Bisul yang besar atau memiliki kumpulan nanah cukup banyak dapat membutuhkan prosedur yang disebut insisi dan drainase. Dalam prosedur ini, tenaga medis membuat bukaan kecil untuk membantu mengeluarkan nanah.

Pedoman Infectious Diseases Society of America menempatkan insisi dan drainase sebagai penanganan utama untuk abses kulit, karbunkel, dan furunkel atau bisul berukuran besar.

Karena prosedurnya perlu dilakukan secara steril dan harus mempertimbangkan kedalaman infeksi, jangan mencoba membuat sayatan sendiri di rumah menggunakan jarum, pisau, atau benda tajam lainnya.

7. Apakah Bisul Harus Minum Antibiotik?

Tidak semua bisul membutuhkan antibiotik.

Pada bisul kecil yang sederhana, kompres hangat dan drainase alami sering kali sudah cukup. Sementara pada abses atau bisul tertentu, dokter dapat mempertimbangkan antibiotik setelah mengevaluasi ukuran infeksi, kondisi pasien, demam, daya tahan tubuh, penyebaran infeksi, hingga kemungkinan bakteri penyebabnya.

Bukti dari systematic review menunjukkan bahwa antibiotik tertentu setelah tindakan drainase dapat memberikan manfaat tambahan pada beberapa kasus abses kulit, tetapi manfaatnya perlu dipertimbangkan bersama risiko efek samping. Karena itu, antibiotik tidak sebaiknya digunakan sembarangan tanpa pemeriksaan tenaga medis (BMJ Open, 2018).

Jangan menggunakan sisa antibiotik lama atau membeli antibiotik sendiri hanya karena melihat adanya nanah.

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat juga dapat berkontribusi terhadap resistensi bakteri, yaitu kondisi ketika bakteri semakin sulit dibunuh dengan antibiotik tertentu.

Baca Juga: Apa Penyebab Kita Terkena Bisul? Ternyata Bukan Cuma Karena Kurang Bersih

Berapa Lama Bisul Bisa Hilang?

Sebagian besar bisul kecil dapat sembuh dengan sendirinya.

American Academy of Dermatology menyebutkan bahwa kebanyakan bisul dapat sembuh dalam waktu sekitar 1–3 minggu, meskipun durasinya dapat berbeda tergantung ukuran, lokasi, kondisi tubuh, dan beratnya infeksi.

Pada awalnya, bisul mungkin terasa keras dan nyeri. Beberapa hari kemudian bagian tengahnya dapat menjadi lebih lunak karena terbentuk kumpulan nanah.

Setelah nanah keluar, tekanan di dalam bisul biasanya mulai berkurang dan luka perlahan sembuh.

Namun, bila sudah sekitar dua minggu tetapi bisul tidak membaik, NHS menyarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis.

Apakah Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Bisul?

Pasta gigi bukan pengobatan yang direkomendasikan untuk bisul.

Walaupun sering digunakan sebagai cara rumahan untuk jerawat atau benjolan kulit, pasta gigi mengandung bahan yang dibuat untuk membersihkan gigi, bukan untuk mengatasi infeksi kulit.

Mengoleskannya pada bisul juga dapat menyebabkan kulit menjadi semakin kering atau mengalami iritasi.

Cara sederhana dengan dukungan medis yang lebih jelas adalah kompres hangat dan menjaga kebersihan area bisul.

Apakah Boleh Mengoleskan Bahan Herbal pada Bisul?

Beberapa bahan alami memang sering digunakan masyarakat untuk mengatasi bisul. Namun, bukti mengenai keamanan dan efektivitas berbagai ramuan tradisional pada bisul masih tidak sama kuatnya.

Hindari mengoleskan bahan yang tidak steril pada bisul yang sudah terbuka karena luka tersebut dapat terkontaminasi.

Perawatan rumahan sebaiknya difokuskan pada kompres hangat, kebersihan kulit, dan perlindungan luka. Herbal juga tidak boleh digunakan untuk menggantikan pemeriksaan medis jika bisul menunjukkan tanda infeksi yang berat.

Bagaimana Agar Bisul Tidak Menular ke Bagian Tubuh Lain?

Bisul sering berkaitan dengan infeksi bakteri, termasuk bakteri Staphylococcus aureus. Cairan atau nanah dari area yang terinfeksi dapat membawa bakteri.

Karena itu, usahakan tidak berbagi handuk, alat cukur, pakaian, atau benda pribadi lain yang bersentuhan langsung dengan bisul.

CDC juga menyarankan agar luka yang mengeluarkan cairan tetap ditutup dengan perban bersih, tidak dipencet, dan tangan dibersihkan secara teratur.

Handuk, pakaian, seprai, dan kain kompres yang terkena cairan dari bisul sebaiknya dicuci dengan baik sebelum digunakan kembali.

Kenapa Bisul Bisa Muncul Lagi?

Bisul yang muncul sekali belum tentu menandakan adanya masalah kesehatan tertentu.

Namun, jika bisul sering berulang, terutama di lokasi yang sama, sebaiknya periksa ke dokter. Infeksi berulang dapat membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut atau kultur nanah untuk mengetahui bakteri penyebabnya.

Pada beberapa orang, benjolan menyerupai bisul yang berulang di ketiak, selangkangan, bokong, atau bawah payudara juga dapat berhubungan dengan hidradenitis suppurativa, yaitu penyakit kulit inflamasi kronis.

Kondisi tertentu seperti diabetes atau daya tahan tubuh yang menurun juga dapat meningkatkan risiko terjadinya bisul.

Kapan Bisul Harus Diperiksa ke Dokter?

Perawatan rumahan cocok untuk bisul kecil tanpa tanda infeksi berat. Namun, jangan terus menunggu apabila kondisi justru memburuk.

Segera pertimbangkan pemeriksaan medis jika bisul berada di wajah, kulit di sekitarnya semakin merah, panas, bengkak atau sangat nyeri, muncul demam atau menggigil, bisul sangat besar, terdapat beberapa bisul yang menyatu, bisul sering kambuh, atau kamu memiliki diabetes maupun kondisi yang menurunkan daya tahan tubuh.

Pemeriksaan juga disarankan jika bisul tidak menunjukkan perbaikan setelah sekitar dua minggu. NHS menempatkan bisul pada wajah, infeksi yang semakin meradang, gejala sistemik seperti menggigil, serta kondisi daya tahan tubuh lemah sebagai alasan untuk mencari pertolongan medis lebih cepat.

Kesimpulan

Jadi, gimana cara menghilangkan bisul dengan aman?

Untuk bisul kecil, mulailah dengan kompres hangat sekitar 10–15 menit sebanyak 3–4 kali sehari. Jaga area tetap bersih, hindari memencet atau menusuk bisul, dan tutup dengan kasa apabila sudah pecah.

Sebagian besar bisul kecil dapat membaik dengan perawatan sederhana. Namun, bisul yang besar, semakin nyeri, muncul berulang, berada di wajah, atau disertai demam perlu diperiksa oleh tenaga medis.

Dokter dapat melakukan drainase jika terdapat banyak nanah dan menentukan apakah antibiotik memang diperlukan.

Yang paling penting, jangan mencoba mempercepat hilangnya bisul dengan memencet atau menusuknya sendiri. Cara tersebut justru dapat meningkatkan risiko infeksi menyebar.

FAQ

1. Gimana cara menghilangkan bisul dengan cepat?

Cara yang aman untuk membantu bisul kecil lebih cepat membaik adalah kompres hangat selama sekitar 10–15 menit, 3–4 kali sehari. Jangan memencet atau menusuk bisul karena dapat menyebabkan infeksi menyebar.

2. Apakah bisul boleh dipencet kalau sudah ada matanya?

Sebaiknya tidak. Walaupun bagian tengah bisul sudah terlihat putih atau kekuningan, memencetnya sendiri dapat mendorong bakteri lebih dalam atau menyebarkan infeksi ke kulit sekitar.

3. Apa yang membuat bisul cepat pecah?

Kompres hangat dapat membantu proses drainase alami sehingga bisul lebih mudah mengeluarkan nanah. Jangan menusuk bisul menggunakan jarum atau benda tajam untuk mempercepat proses tersebut.

4. Kalau bisul pecah sendiri harus diapakan?

Bersihkan area dengan lembut, biarkan nanah keluar tanpa dipencet, kemudian tutup menggunakan kasa atau perban bersih. Cuci tangan sebelum dan sesudah merawat luka.

5. Berapa hari bisul biasanya sembuh?

Sebagian besar bisul dapat sembuh dalam waktu sekitar 1–3 minggu. Jika setelah sekitar dua minggu bisul belum membaik atau justru semakin besar dan sakit, sebaiknya periksa ke dokter.

6. Apakah bisul membutuhkan antibiotik?

Tidak selalu. Antibiotik biasanya dipertimbangkan pada kondisi tertentu berdasarkan ukuran dan beratnya infeksi, gejala sistemik, daya tahan tubuh, atau infeksi yang berulang. Penggunaannya perlu berdasarkan evaluasi tenaga medis.

7. Kenapa bisul muncul terus-menerus?

Bisul berulang dapat berkaitan dengan infeksi bakteri yang kembali muncul, faktor kulit tertentu, atau kondisi kesehatan yang memengaruhi daya tahan tubuh. Jika terjadi berulang, terutama di lokasi yang sama, sebaiknya diperiksa oleh dokter.

Referensi Ilmiah

  1. American Academy of Dermatology Association. 2026. How to Treat Boils and Styes. American Academy of Dermatology Association.
  2. NHS. 2023. Boils. National Health Service.
  3. Mayo Clinic Staff. 2021. Boils and Carbuncles: Diagnosis and Treatment. Mayo Clinic.
  4. Stevens DL, Bisno AL, Chambers HF, et al. 2014. Practice Guidelines for the Diagnosis and Management of Skin and Soft Tissue Infections: 2014 Update by the Infectious Diseases Society of America. Clinical Infectious Diseases. 59(2):e10–e52. DOI: 10.1093/cid/ciu296.
  5. Wang W, Chen W, Liu Y, et al. 2018. Antibiotics for Uncomplicated Skin Abscesses: Systematic Review and Network Meta-analysis. BMJ Open. 8:e020991. DOI: 10.1136/bmjopen-2017-020991.
  6. Gottlieb M, DeMott JM, Hallock M, Peksa GD. 2019. Systemic Antibiotics for the Treatment of Skin and Soft Tissue Abscesses: A Systematic Review and Meta-Analysis. Annals of Emergency Medicine. 73(1):8–16. DOI: 10.1016/j.annemergmed.2018.02.011.
  7. Centers for Disease Control and Prevention. 2025. Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) Basics. CDC.

Dapatkan Dami Sariwana di Official Store

Untuk menjamin keaslian produk, Anda dapat membeli Produk Dami Sariwana melalui:

Belanja di toko resmi memberikan keamanan, keaslian produk, dan kemudahan dalam mendapatkan informasi maupun promo terbaru.